Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Budidaya Ikan Cupang Mudah Atau Sulit ? Berikut Adalah Tips Budidaya Ikan Cupang Yang Terbukti Mudah (Sulit HOAX !!!)


TIPS CARA MEMBUDIDAYAKAN IKAN CUPANG DENGAN MUDAH
 
Ikan cupang adalah ikan hias air tawar yang berasal dari Negara Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Ikan ini memiliki karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan dirinya. Berikut beberapa cara budi daya ikan cupang yang mungkin bisa anda terapkan kalau ingin membudidayakannya.
 
A.     Kolam ikan cupang
 
Karena jenis ikan ini tergolong berukuran kecil, pembuatan kolam ikan cupang tidak memerlukan area yang luas, cukup menggunakan kolam bak. Ukuran luas kolam sekitar 2-4 meter persegi atau dapat pula menggunakan ember sebagai kolam pemeliharaan. Dalam budi daya ikan cupang diperlukan beberapa jenis kolam, yaitu sebagai berikut :

1.      Kolam pematangan gonad 

Jenis kolam pertama yang perlu di persiapkan adalah kolam pematangan gonad. Keuntungan pemeliharaan ikan jenis ini adalah ukuran kolam tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dapat menggunakan botol air mineral ukuran 1 liter. Jika tersedia dana maka dapat menggunakan akuarium kecil. Karena kola ini hanya berisi 1 ekor cupang, maka membutuhkan banyak wadah untuk menyimpan cupang tersebut. Jika anda memiliki 20 ekor induk cupang, maka anda harus menyediakan 20 buah kolam pematangan gonad. Kolam yang biasa digunakan oleh para petani cupang adalah botol air mineral ukuran 1 liter, atau ada juga yang menggunakan akuarium ukuran kecil. Kolam ini berfungsi untuk memelihara induk jantan dan juga induk betina hingga siap kawin/matang gonad. 

2.      kolam pemijahan

jenis kolam berikut adalah kolam dengan fungsi untuk memijahkan induk jantan dengan induk betina. Ukuran dari kolam ini tidak terlalu luas. Apabila ingin menghemat biaya dapat menggunakan ember kecil atau toples kue. 

3.      Kolam pembesaran/pemeliharaan 

Kolam yang ketiga adalah kolam pembesaran/pemeliharaan. Kolam pembesaran berfungsi untuk membesarkan burayak/benih cupang hingga siap panen. Kolam ini sebaiknya berupa kolam semen karena kolam semen lebbih mudah menghasilkan pakan alami berupa plankton atau lumut. Kolam sebaiknya berada di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung agar proses pertumbuhannya cepat. Ukuran ikan cupang yang relative kecil tidak membutuhkan lahan yang luas untuk dijadikan kolam pembesaran. Luas dari kolam ini berkisar antara 1-2 meter persegi. Ketika burayak/benih cupang sudah berumur 1,5 bulan, maka sebaiknya dipindahkan ke dalam kolam pematangan gonad. Jika tetap disatukan di dalam kolam pembesaran, maka ikan cupang tersebut akan saling bertarung, yang dapat mengakibatkan kecacatan atau kematian.

B.     Kualitas air
 
Faktor yang penting dalam budidaya ikan cupang adalah kualitas air yang digunakan dalam budidaya. Kualitas air harus selalu terjaga kebersihannya dan terhindar dari zat-zat beracun seperti amoniak, limbah pabrik, detergen, dan lain-lain. Ikan akan tumbuh optimal jika kualitas airnya baik. Air pada kolam pematangan gonad sebaiknya diganti setiap 3 hari, serta ikan cupang direndam selama 1 jam dengan air yang telah dicampur garam dapur dan obat khusus cupang yang banyak dijual di pasar ikan, dengan dosis secukupnya. Hal tersebut untuk menjaga ikan cupang dari serangan jamur atau penyakit lainnya.
Cara lain untuk menjaga kualitas air tetap bagus adalah dengan cara memasukkan eceng gondok dalam kolam pembesaran, yang berfungsi untuk menyerap racun disekitar air tersebut dan sekaligus menjadi tempat berteduh bagi burayak/benih cupang. Jangan terlalu banyak memberikan eceng gondok karena eceng gondok dapat menyerap oksigen di dalam air. Eceng gondok yang terlalu banyak dapat menyebabkan kematian bagi burayak karena kekurangan kadar oksigen didalam air.

Itu tadi adalah beberapa cara untuk membudidayakan ikan cupang.
Selamat mencoba buat teman - teman dan semoga bermanfaat.
jangan lupa share dan komentar ya :)

2 comments for "Budidaya Ikan Cupang Mudah Atau Sulit ? Berikut Adalah Tips Budidaya Ikan Cupang Yang Terbukti Mudah (Sulit HOAX !!!)"