Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bingung Mau Bisnis Ikan Cupang Gak Tahu Caranya ? Berikut Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Wajib Kamu Ketahui (Terbukti Ampuh)

 PROSES PEMBENIHAN IKAN CUPANG
 
A.    Persiapan sarana dan media pembenihan
 
1.      Menyiapkan wadah
 
Wadah yang digunakan antara lain akuarium, kolam terpal yang kecil, atau bahkan kita juga bisa menggunakan botol bekas atau baskom plastik. Wadah yang digunakan tidak perlu besar. Bak dapat berukuran 1 x 2 meter atau akuarium ukuran 100 x 40 x 50 cm.
2.      Menyiapkan ikan cupang indukan
Sebelum memilih ikan cupang indukan, sebaiknya kita perlu mengetahui perbedaan ikan cupang jantan dan betina. Ikan cupang jantan geraknya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, serta tubuhnya lebih besar. Adapun ikan cupang betina geraknya lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, serta tubuh lebih kecil.
 
 Berikut adalah syarat ikan cupang untuk indukan:

·         Badan cupang betina tidak boleh lebih besar daripada cupang jantan 

·         Cupang betina juga tidak boleh lebih galak daripada cupang jantan 

·         Cupang jantan dan betina harus satu tipe atau jenis.

B.     Pemeliharaan indukan cupang
 
Berikan makanan secukupnya kepada ikan cupang yang akan dikawinkan tersebut sebelum dilakukan pemijahan. Pemeliharaan ini bertujuan untuk pendekatan lingkungan, pakan, dan hormonal induk ikan cupang, sehingga ikan cupang siap untuk dipijahkan.
 
 Berikut ciri – ciri ikan cupang jantan yang siap untuk dipijahkan :

·         Setidaknya berumur 4-8 bulan 

·         Bentuk badan panjang 

·         Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif

·         Gerakannya agresif dan lincah 

·         Mengeluarkan busa yang cukup banyak 

Berikut ciri – ciri ikan cupang betina yang siap untuk dipijahkan :

·         Setidaknya berumur 3-4 bulan 

·         Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit 

·         Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik

·         Gerakannya lambat 

·         Mengeluarkan benda berwarna putih seperti telur dari saluran pembuangan

C.     Pemijahan induk
 
1.      Mempersiapkan wadah pemijahan
Gunakan akuarium sebagai tempat pemijahan. Kemudian isilah air dengan kedalaman 8-12 cm dan endapkan selama 2 hari agar suhu air di dasar tidak terlalu dingin sehingga memudahkan cupang jantan merawat telur yang jatuh dari busa. Untuk pemijahan, suhu ideal yang diperlukan adalah 25 derajat Celsius. Berilah substrat yang berupa tanaman air seperti eceng gondok atau daun ketapang untuk memudahkan cupang mengumpulkan busa dan menempatkan telurnya, selain itu juga bisa digunakan untuk tempat bersembunyi.
 
2.      Pemijahan
 
Pemijahan induk merupakan proses pembuahan telur oleh sperma.
 
 Berikut adalah proses pemijahannya :

·     Pisahkan induk cupang jantan dan induk betina. Berikan makan yang cukup selama 4-5 hari. 

·   Masukan induk cupang jantan kedalam wadah pemijahan yang telah diberi substrat dengan kedalaman air sekitar 25 cm 

·     Keesokan harinya masukkan indukan cupang betina dengan cara memasukkan indukan cupang betina kedalam botol transparan, lalu dimasukkan ke dalam wadah pemijahan agar cupang jantan tidak menyerang. Dengan melihat indukan cupang betina tersebut, indukan jantan akan terangsang untuk membuat gelembung-gelembung udara yang bentuknya seperti busa.

·   Lalu angkat wadah induk betina pada pagi hari sekitar pukul 09.00-10.00. masukkan induk cupang betina ke dalam wadah pemijahan. Jika keduanya berjodoh, maka akan terjadi pemijahan. 

·         Keesokan harinya, akan terlihat telur yang sudah dibuahi menempel pada sarang busa di bawah substrat 

·   Setelah 1-2 pemijahan, segera pindahkan indukan cupang betina dan berikan makan secukupnya. Bila tidak, akan terjadi perkelahian. Bahkan, cupang betina dapat memakan telurnya.

3.      Penetasan telur dan pemeliharaan benih
a.    Induk jantan akan menjaga dan menetaskan telur tersebut. Dalam satu kali pemijahan biasanya ikan cupang akan menghasilkan 400-1.000 butir telur
b.   Bila kualitas air bagus, setelah 1 atau 2 hari telur-telur tersebut akan menetas menjadi larva yang bergerak cepat yang seukuran jarum dan berwarna kehitaman yang disebut dengan burayak. Selama 3 hari kedepan burayak kecil tidak perlu diberikan pakan, karena masih ada persediaan kuning telur di dalam tubuhnya. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
c.     Beri makan burayak berupa infosoria selama 3 hari. Setelah itu, burayak diberi kutu air saring selama 10 hari. Selanjutnya, burayak dapat diberi pakan berupa kutu air tanpa disaring. Bisa juga mengganti pakan dengan pakan buatan yang dibeli di took ikan.
Setelah 1,5 bulan, anak-anak cupang dipindahkan kedalam akuarium pembesaran
 
semoga bermanfaat buat teman - teman semua :)
jangan lupa tinggalkan komentar dan juga share ya :)

5 comments for "Bingung Mau Bisnis Ikan Cupang Gak Tahu Caranya ? Berikut Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Wajib Kamu Ketahui (Terbukti Ampuh)"